Pada hari yang cerah di TK Islam Terpadu Al-Falaah Indragiri, kegiatan sentra bersama Kelas Ali Bin Abi Thalib telah diselenggarakan dengan tema yang menarik: “Melatih Motorik dan Konsentrasi Anak Menggunakan Media Bahan Bekas”. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk memberikan pengalaman belajar yang beragam dan menarik bagi para siswa dan siswi mereka, sesuai dengan moto sekolah, “Sholeh, cerdas, mandiri”.
Dengan semangat yang penuh antusiasme, para guru dan siswa-siswi Kelas Ali Bin Abi Thalib bersiap-siap untuk menjalani kegiatan yang menarik ini. Mereka berkumpul di halaman sekolah, di mana berbagai macam bahan bekas sudah disiapkan dengan rapi. Mulai dari botol plastik bekas, kertas koran, hingga kardus bekas, semua bahan tersebut siap untuk dimanfaatkan dalam kegiatan yang akan dilaksanakan.
Sebelum memulai kegiatan, para guru memberikan pengantar singkat tentang tujuan dari kegiatan ini, yaitu untuk melatih motorik halus dan konsentrasi anak-anak menggunakan bahan bekas yang mudah ditemukan di sekitar mereka. Mereka juga menjelaskan pentingnya mendaur ulang bahan bekas sebagai upaya untuk menjaga lingkungan dan mengurangi sampah.
Setelah mendengarkan pengantar dari para guru, para siswa dan siswi dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan tugas untuk menciptakan berbagai macam karya seni menggunakan bahan bekas yang telah disediakan. Mereka diberi kebebasan untuk berkreasi sesuai dengan imajinasi dan kreativitas mereka masing-masing.
Beberapa kelompok memilih untuk membuat mainan seperti pesawat terbang menggunakan botol plastik bekas, sementara kelompok lain memilih untuk membuat lukisan menggunakan kertas koran dan cat air. Ada juga kelompok yang membuat kerajinan tangan seperti bunga dari kardus bekas. Setiap kelompok bekerja dengan penuh semangat dan kolaborasi, saling membantu satu sama lain untuk menciptakan karya yang terbaik.
Selama proses pembuatan karya seni, para siswa dan siswi tidak hanya melatih motorik halus mereka dengan memotong, melipat, dan menempel bahan-bahan bekas tersebut, tetapi juga melatih konsentrasi mereka dengan fokus pada detail dan hasil akhir dari karya yang mereka buat. Mereka belajar untuk bekerja secara teliti dan sabar, serta menghargai proses kreatif yang mereka alami.
Selama kegiatan berlangsung, suasana di halaman sekolah dipenuhi dengan tawa dan keceriaan para siswa dan siswi. Mereka menikmati setiap momen dari proses pembuatan karya seni mereka, dan merasa bangga dengan hasil akhir yang berhasil mereka capai. Para guru juga memberikan bimbingan dan dukungan kepada para siswa dan siswi selama proses pembuatan karya seni, memastikan bahwa setiap anak dapat mengeluarkan potensi terbaik mereka.
Setelah beberapa waktu, semua kelompok berhasil menyelesaikan karya seni mereka dengan sukses. Karya-karya tersebut dipamerkan di ruang kelas masing-masing, di mana para siswa dan siswi dapat melihat hasil karya teman-teman mereka dan saling mengapresiasi satu sama lain. Mereka juga mendiskusikan proses pembuatan karya seni dan berbagi pengalaman yang mereka alami selama kegiatan tersebut.
Sebagai penutup, para guru memberikan apresiasi kepada para siswa dan siswi atas kerja keras dan kreativitas yang mereka tunjukkan dalam kegiatan tersebut. Mereka juga menekankan pentingnya untuk terus mengembangkan motorik dan konsentrasi mereka melalui berbagai kegiatan yang menarik dan bermanfaat. Dengan demikian, kegiatan sentra bersama Kelas Ali Bin Abi Thalib ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi para siswa dan siswi, tetapi juga membantu mereka tumbuh dan berkembang secara holistik sesuai dengan moto sekolah, “Sholeh, cerdas, mandiri”.

Leave a Reply